Digitalisasi Desa: DPMK Bersama Bank BPD Luncurkan QRIS untuk Pelayanan Publik dan Keuangan Kalurahan

BANTUL 10 JUNI 2026 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Kabupaten Bantul bekerja sama dengan Bank BPD DIY telah resmi menyelenggarakan acara Launching Penggunaan Aplikasi QRIS untuk Pendapatan Asli Kalurahan dengan ikon QRISTALKU (QRIS untuk Pendapatan Asli Lancar, Kalurahan Unggul). Langkah strategis ini diambil untuk memodernisasi sektor pelayanan publik sekaligus memperlancar sirkulasi keuangan di tingkat kalurahan. Melalui digitalisasi yang kini telah berjalan, tata kelola pemerintahan desa diharapkan menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel dalam melayani masyarakat.

Penerapan QRIS ini bertujuan untuk memangkas birokrasi dan meningkatkan efisiensi saat masyarakat mengurus administrasi yang memerlukan pembiayaan resmi. Dengan beralih ke sistem non-tunai, warga kini dapat melakukan berbagai pembayaran retribusi atau iuran wajib kalurahan secara instan hanya dengan memindai kode QR melalui ponsel pintar mereka. Kemudahan transaksi digital ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi pendapatan asli kalurahan secara lebih maksimal dan praktis.

Di sisi lain, kolaborasi dengan Bank BPD DIY ini menjamin sirkulasi keuangan kalurahan menjadi jauh lebih transparan dan akuntabel. Setiap transaksi yang dilakukan oleh masyarakat akan langsung tercatat secara real-time di sistem kas resmi pemerintahan kalurahan. Sistem ini tidak hanya meminimalisasi risiko kesalahan administratif dalam pencatatan pembukuan, tetapi juga efektif dalam menutup celah terjadinya pungutan liar dalam sektor pelayanan publik.

Acara peluncuran resmi QRISTALKU tersebut berjalan dengan sukses dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, di antaranya Wakil Bupati Bantul, Deputi Kepala Perwakilan BI DIY Bapak Hermanto, Pemimpin Bank BPD DIY Cabang Bantul Bapak Fendi Muryawan, Kepala Kejaksaan Negeri Bantul, Wakapolres Bantul yang mewakili Kapolres, serta Komandan Kodim Bantul. Turut hadir pula Kabid Pemkal DIY Rr. Pramilih Wahyu Nastiti yang mewakili Kadis DPMKKPS DIY, beserta jajaran Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Panewu, dan Lurah se-Kabupaten Bantul. Momentum ini menjadi titik awal bagi transformasi kalurahan menuju ekosistem digital, yang tidak hanya meningkatkan kualitas layanan birokrasi tetapi juga mengedukasi masyarakat desa agar lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi finansial.