Donotirto Maju Lomba Kalurahan Tingkat DIY, DPMK Bantul Matangkan Sembilan Meja Verifikasi

BANTUL – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Kabupaten Bantul sukses memimpin koordinasi intensif sekaligus mengawal jalannya tahapan Verifikasi Lapangan Lomba Kalurahan Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2026 di Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek. Acara yang terlaksana pada Jumat (19/06/2026) lalu ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan kesiapan seluruh elemen instansi, pihak kapanewon, dan pamong kalurahan perwakilan Bantul agar mampu memberikan performa maksimal di hadapan tim penilai dari tingkat provinsi yang turun langsung mencocokkan kesesuaian dokumen administrasi dengan realita di lapangan.

Selama proses evaluasi, penilaian difokuskan pada tiga pilar utama yaitu bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Kepala DPMK Bantul menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan sinergi lintas sektoral yang kuat, di mana Kalurahan Donotirto berhasil menonjolkan berbagai potensi unggulannya, mulai dari inovasi digital pelayanan publik, tata kelola keuangan yang akuntabel, program penanggulangan kemiskinan, hingga penguatan adat dan budaya lokal yang menjadi karakteristik khas wilayah selatan Bantul.

Kelancaran proses verifikasi data pada acara tersebut didukung penuh oleh pembagian klaster dokumen yang disusun secara rapi ke dalam sembilan meja penilaian. Penataan tersebut meliputi Meja 1 untuk urusan regulasi, keuangan, dan reformasi kalurahan; Meja 2 fokus pada kinerja, kreativitas, dan adat budaya; Meja 3 menangani teknologi informasi; Meja 4 mengurusi produk unggulan, BUMKal, dan penanggulangan kemiskinan; Meja 5 mengelola ketahanan pangan; Meja 6 untuk musyawarah dan LKK; Meja 7 khusus bagi gerakan 10 Program Pokok PKK; Meja 8 membidangi tanggap siaga bencana serta keamanan; dan Meja 9 mencakup urusan pendidikan masyarakat. Berkat gotong royong dan kematangan persiapan ini, Pemerintah Kabupaten Bantul optimis Kalurahan Donotirto mampu meraih hasil tertinggi dan mempertahankan tradisi juara di tingkat DIY.