BANTUL – Guna memantapkan langkah dalam ajang Lomba Desa Berkinerja Baik dalam Konvergensi Stunting Tahun 2026, persiapan verifikasi lapangan resmi dimatangkan melalui rapat koordinasi yang berlangsung di Balai Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini menjadi krusial untuk memastikan seluruh instrumen, baik administrasi, protokoler, hingga inovasi lapangan, siap dinilai secara komprehensif oleh tim verifikator tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Kabupaten Bantul, Afif Umahatun, S.H., menegaskan bahwa verifikasi lapangan merupakan tahapan krusial yang membutuhkan sinergi dan kesiapan penuh dari seluruh unsur kalurahan. Berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, alokasi waktu verifikasi lapangan kali ini tergolong singkat, yakni hanya berdurasi empat jam dari prosesi penyambutan hingga selesai. Oleh karena itu, penguatan administrasi di meja penilai serta efisiensi acara menjadi fokus utama agar substansi penilaian terpapar secara optimal.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan dari DPMKKPS DIY, Murti dan Aan Aprilianto, mengarahkan agar Kalurahan Tirtohargo mampu menampilkan kondisi riil dan kolaborasi konvergensi stunting secara transparan. Selain kesiapan dokumen pendukung, tim verifikator mendorong pemanfaatan fasilitas pendukung teknis serta visualisasi inovasi unggulan seperti "Bank Ponidi" dan "Opor Ceting" (Obat Pencegah Stunting) agar dijelaskan secara utuh mulai dari latar belakang, proses pelaksanaan, hingga dampak manfaatnya bagi pemenuhan gizi balita.

Panewu Kretek, Cahya Widada, S.Sos., M.H., bersama jajaran Bagian Umum dan Protokol Setda Bantul menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor dalam menyambut agenda tersebut. Dukungan penuh juga ditunjukkan oleh pihak Kalurahan Tirtohargo melalui persiapan yang telah berjalan selama satu bulan, mencakup penataan protokoler, keterlibatan kader Posyandu berseragam serasi, atraksi seni penyambutan, hingga penonjolan potensi maritim dan pariwisata kawasan Muara Tirtohargo. Melalui kesiapan terpadu ini, Kalurahan Tirtohargo optimistis dapat merepresentasikan praktik terbaik konvergensi stunting yang berdampak nyata bagi masyarakat.
