Semangat Gotong Royong Membangun Desa Warnai Pembukaan TMMD Reguler Ke-130 di Pajangan

BANTUL — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Kabupaten Bantul mendampingi pelaksanaan Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Kabupaten Bantul Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Sendangsari, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, pada Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bantul, dan masyarakat demi mendorong akselerasi pembangunan serta peningkatan kesejahteraan di tingkat kalurahan. Upacara Pembukaan TMMD Reguler 2026 dihadiri oleh kurang lebih 100 tamu undangan serta diikuti sekitar 450 peserta. Barisan peserta terdiri dari personel TNI/Polri, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Bantul, organisasi kemasyarakatan, hingga warga Kalurahan Sendangsari.

Rangkaian acara diawali dengan Laporan Perwira Kegiatan, penyerahan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penyerahan Naskah Berita Acara dari Bupati Bantul kepada Komandan KODIM 0729/Bantul, amanat Inspektur Upacara yang pada kesempatan ini diwakili oleh Kepala Dinas PMK Kabupaten Bantul, Afif Umahatun, S.H., serta pembacaan doa. Pembukaan kegiatan TMMD Reguler ini secara simbolis ditandai dengan pemotongan pita di Padukuhan Jaten, Kalurahan Sendangsari.

Dalam amanat Bupati Bantul yang dibacakan oleh Kepala Dinas PMK Kabupaten Bantul Afif Umahatun, S.H., disampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun ke-81 kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bupati menegaskan bahwa program TMMD bukan sekadar proyek pembangunan fisik semata melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Program TMMD telah terbukti memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat Bantul. TMMD merupakan wadah yang mengakomodasi aspirasi masyarakat, sehingga warga semakin termotivasi dan percaya diri dalam mendayagunakan setiap potensi di sekitarnya," tegas Kepala Dinas PMK membacakan sambutan Bupati Bantul.

Komandan KODIM 0729/Bantul Letkol Fikri menyampaikan bahwa dalam TMMD tahap ini telah disiapkan berbagai rencana pembangunan sarana fisik dan nonfisik. Lebih dari itu, TMMD bertujuan merevitalisasi budaya gotong royong dan swadaya masyarakat sebagai elemen strategis pembangunan daerah.

Melalui sinergi TMMD Reguler 2026 ini diharapkan pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum di Kalurahan Sendangsari dapat berjalan optimal guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Bantul yang makin maju, mandiri, dan sejahtera.